Suriah Masuki Era Baru Setelah Kepergian Bashar al-Assad

https://nhonews.biz
https://nhonews.biz

Presiden Suriah, Ahmed Al-Sharaa, menyatakan bahwa negara tersebut kini memasuki babak baru dalam sejarahnya setelah kepergian Bashar al-Assad, yang telah memimpin Suriah selama hampir 25 tahun. Dalam pidatonya yang disampaikan di Istana Rakyat di Damaskus pada Senin (1/4) setelah shalat Idul Fitri, Al-Sharaa mengungkapkan bahwa Suriah kini sedang menulis sejarah baru dan harus menghadapi jalan yang panjang dan penuh tantangan. Ia menekankan pentingnya kerja sama tanpa perpecahan untuk membangun kembali negara ini di semua sektor kehidupan, baik ekonomi, sosial, maupun politik.

Al-Sharaa juga mengungkapkan bahwa pemerintahan baru telah dibentuk pada 30 Maret 2025, menggantikan pemerintahan sementara yang ada sebelumnya. Kabinet baru ini terdiri dari 22 menteri, termasuk satu perempuan, dan dibentuk dengan tujuan untuk meninggalkan sistem kuota sektarian serta menuju partisipasi yang lebih inklusif, memastikan bahwa setiap kelompok di Suriah memiliki peran yang setara dalam proses pembangunan negara. Dalam pembentukan pemerintahan ini, upaya keras dilakukan untuk memilih menteri yang kompeten dan berpengalaman, dengan fokus utama pada pembangunan kembali Suriah yang merata dan adil untuk seluruh rakyatnya.

Shalat Idul Fitri yang digelar di berbagai masjid di seluruh Suriah pada Senin tersebut menjadi simbol bagi banyak warga Suriah tentang dimulainya era baru pasca-kepergian Assad. Rakyat Suriah menyambut hari raya ini dengan harapan yang tinggi akan perubahan positif, yang membawa negara mereka menuju perdamaian dan kestabilan setelah bertahun-tahun dilanda konflik. Banyak yang percaya bahwa meskipun jalan yang harus ditempuh masih panjang, Suriah kini memiliki peluang besar untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *